25 Cerpen Kahitna

Minggu, Agustus 21, 2011


Sebagai fans berat lagu-lagu Kahitna tentu saja buku kumpulan cerpen ini wajib, kudu, dan fardu untuk saya miliki. Buku yang dibuat dalam merayakan 25 tahun Kahitna berkarya di dunia musik ini memuat 25 cerpen yang diangkat dari lagu-lagu Kahitna sendiri. Para penulisnya adalah Kahitna dan sahabat-sahabat Kahitna seperti Yovie Widianto, Carlo Saba, Hedy Yunus, Mario Ginanjar, Kunto Wibisono, Tia Ivanka, Ersa Mayori, Indra Brasco, dan Angga Maliq D'Essentials.

25 Cerpen Kahitna "Di Antara Kebahagiaan, Cinta, dan Perselingkuhan" memuat cerpen yang didasarkan dan mengambil judul lagu-lagu Kahitna. Di antaranya ada cerpen "Andai Dia Tahu", "Soulmate", "Setahun Kemarin", "Takkan terganti", "Mantan Terindah", "Untukku", "Aku, Dirimu, Dirinya", "Cinta Sudah Lewat", dan lagu-lagu hits Kahitna lainnya.

Dari 25 Cerpen itu, saya menjagokan beberapa judul seperti "Soulmate" yang dikarang oleh Dhewi Bayu Larasati, cerpen tentang cinta seorang anak kepada ibunya dalam "Takkan Terganti" oleh Kunto Wibisono, dan "Ngga Ngerti" yang dikarang Yovie Widianto. Simak juga cerpen yang ditulis Indra Brasco untuk istrinya Mona Ratuliu dalam "Tak Sebebas Merpati".

Seperti judulnya, ke-25 cerpen dalam buku ini memang mengangkat seputar kebahagiaan, cinta, dan perselingkuhan. Jadi cukup jarang kita menemukan cerpen yang berakhir happy ending. Cerpen seputar cinta beda keyakinan dan dipisahkan oleh kematian juga beberapa kali muncul di buku yang diterbitkan oleh Gramedia ini. Overall, buku kumpulan cerpen yang merupakan semi biografi Kahitna ini mampu menghadirkan perasaan mellow dan romantis ketika membacanya. Meskipun demikian, sebenarnya saya agak kecewa dengan beberapa cerpen yang mengangkat lagu Kahitna yang tidak terlalu familiar. Saran saya nikmati cerpen dalam buku ini sambil mendengar lagu-lagu Kahitna sesuai judul cerpen yang anda baca.



PS buat Sidharta :
" Hatiku telah memilihmu sebelum aku jatuh cinta padamu...." ( Yovie Widianto )

You Might Also Like

1 comments

  1. terima kasis pertapa cantikku, tak ada keraguan sediktpun padamu

    BalasHapus