MEIKE



MEIKE LUSYE KAROLUS

Tak kenal maka tak sayang. Meike itu artinya "lagu yang indah" dalam bahasa Mandarin dan versi imut dari "Maria" dalam budaya Belanda-Jerman. Lusye itu diambil dari nama Oma yang diambil dari Santa Lucia, pelindung para tunanetra, juga berarti lux, terang. Karolus diambil dari nama Santo Carolus Borromeus dan bapak pendiri Eropa, Karolus Magnis (Karel yang Agung, Karl the Great, Charlemagne) serta menjadi judul dari lagu lama yang terkenal di Indonesia, yang liriknya, "Aku berpisah di teras St. Carolus, airmataku jatuh berlinang...". Tapi kata ayah-ibu, namaku adalah gabungan nama mereka berdua. 

Belajar Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin dan Universitas Gadjah Mada. Suka seni dan budaya. Musik dan Tarian. Kadang-kadang suka melukis dan menyanyi. Berbahagia jika membaca buku, nonton film, dan menulis. Punya fetish pada barang-barang etnik dan bangunan tua. Jika sedang risau, makan-makan dan jalan-jalan adalah obat yang mujarab. Ingin terus belajar dan berjuang demi kemanusiaan. 
Kontak: meikekarolus@gmail.com