Review Film

High Fidelity

Senin, Januari 18, 2021



What came first, the music or the misery? People worry about kids playing with guns, or watching violent videos, that some sort of culture of violence will take them over. Nobody worries about kids listening to thousands, literally thousands of songs about heartbreak, rejection, pain, misery and loss. Did I listen to pop music because I was miserable? Or was I miserable because I listened to pop music?

(Rob Gordon, High Fidelity, 2000)


Catatan:

  • Ini salah satu film yang script-nya keren. Khususnya, untuk anda yang suka musik dan film setipe Almost Famous (2000). 
  • Selalu kagum dengan aktingnya John Cusack yang bisa hapal dialog panjang. Kemampuannya setara Woody Allen kalau lagi membintangi film-film yang dibuatnya sendiri. 
  • Setelah nonton film ini, saya jadi pengen punya toko yang jual vynil, buku, dan cafe buat diskusi kayak karakter utama Rob yang punya vynil store bernama Championship. Oiya, plus mau jadi produser musik juga. 
  • Hulu memproduksi remake High Fidelity dalam bentuk serial yang diperankan oleh Zöe Kravitz. Yang suka musik, urban fashion, dan cerita patah hati wajib nonton. 

Cerita Lagu

"I Go Crazy, Baby..."

Senin, Januari 18, 2021



What can I do, honey?
I feel like the color blue

(Aerosmith - Crazy)


Catatan:

  • Hampir semua band aliran glam rock/hair metal terpengaruh musiknya Aerosmith, termasuk Guns N' Roses, Bon Jovi, dan Bad English.
  • Waktu nonton video klipnya, saya jadi berandai-andai punya bapak rockstar dan muncul di video klipnya seperti Liv Tyler (anaknya Steven Tyler, vokalisnya Aerosmith). Tapi, ya namanya juga manusia, cuma boleh berkhayal. hehehe...
  • Salah satu lagu terbaiknya, Aerosmith. Lagu ballad dengan musik yang garang tapi sentimentil. Liriknya cenderung cengeng, tapi eike suka. Style gitarnya Joe Perry juwara! 

Cerita Lagu

Hungry Heart

Senin, Januari 18, 2021



"Everybody needs a place to rest 
Everybody wants to have a home 
Don't make no difference what nobody says 
Ain't nobody like to be alone
....
Everybody's got a hungry heart."

(Bruce Springsteen - Hungry Heart)


Catatan:

  • Musiknya moodbuster banget meski tidak sinkron dengan liriknya yang bercerita tentang seorang laki-laki yang meninggalkan anak dan istrinya demi (mungkin) mencari jati diri.
  • Lagu ini sering muncul di film-film hollywood. Favoritku ada di scene film Under The Influence (1986) saat Keanu Reeves nyanyiin lagu ini diiringi juke box di sebuah bar. Tuhaaann, meleleh jo kita. *ihik. 
  • A happy sad song. Musiknya itu bikin kita ingin joget meski suasana hati sedang sedih.
  • Terima kasih buat Mami yang sudah menanamkan American popular culture ke dalam otakku sejak tengkorakku masih lembek. Kalau aku jadi hopeless romantic nan mendayu-dayu begini itu salah Mami Mes. Titik. 

Cerita Lagu

It's Okay When You're Feeling Alone

Senin, Januari 11, 2021



"Read between the lines 
What's fucked up and everything's alright 
Check my vital signs 
To know I'm still alive and I walk alone...."

(Green Day - Boulevard of Broken Dreams)


Note: 
  • Ada cuplikan dari deskripsi Wikipedia tentang lagu Boulevard of Broken Dreams yang ditulis Billy Joe Armstrong, sang vokalis, "Armstrong wrote the song about his time in New York City, about "feeling alone" and trying to take power from that fact. Armstrong felt the song fit nicely with the album's storyline, which is about "going away and getting the hell out, while at the same time fighting their own inner demons."
  • 41 detik terakhir adalah "teriakan" dari nada-nada minor yang menjadi pamungkas dari lagu ini. 

Cerita Lagu

Isobel

Jumat, Januari 08, 2021



"My name Isobel 
Married to myself 
My love Isobel 
Living by herself 
When she does it she means to..."

(Björk - Isobel)