Sehimpun Puisi

Kekasih

Kamis, Agustus 22, 2019

Temanku bertemu dengan Kekasihnya 5x dalam sehari
Ia akan mengambil air wudhu setiap waktunya tiba
Lalu masuk di ruang kecil samping kamar kerjaku
Ia memakai bedak, mengoles lipstik tipis2
Harum bunga melati tercium dari parfum yang menguar
Ia memakai mukenanya
Merentangkan sejadah, bersujud sedalam-dalamnya
Kekasihnya ada disana

Aku juga bertemu Kekasihku
Tidak 5x dalam sehari
Tapi kami cukup intens
Dia selalu punya cara untuk menyapaku
Seperti plat H kendaraan bermotor
Yang tertangkap mataku seringkali akhir-akhir ini

Love Story

Pyar Ho Gaya

Minggu, Agustus 11, 2019

Cinta akan terwujud, begitulah arti dari kalimat pyar ho gaya dalam bahasa Hindi. Kalimat ini familiar karena sering muncul di dalam lagu-lagu soundtrack film Bollywood kesukaan kita. Kalau tidak membaca blog Kak Ruth yang membahas kalimat itu, saya mungkin sampai sekarang tidak tahu.  

Kalimat yang sederhana tapi dalam maknanya. Cinta yang mewujud membutuhkan interaksi dan perlu dirawat. Ia seperti bibit yang kemudian akan tumbuh, bertunas, dan makin besar dengan akar-akar yang semakin menancap ke dalam. Cinta bukanlah pertukaran yang transaksional juga bukan pemenuhan fantasi. Karena pertukaran itu sementara dan fantasi akan berganti seiring berjalannya waktu. Ingatlah, akan selalu ada yang baru. 

Di tengah banyaknya drama kehidupan yang makin plot twist, saya harus mengingat baik-baik kalimat ini. Supaya tidak jatuh lagi dalam pola yang sama, kisah yang sama, meskipun orang-orangnya berganti-ganti. Love is supposed to be groovy, right? Bukan dihiasi air mata kecewa terus-menerus. Cinta membutuhkan keterbukaan, kepercayaan, dan respek. Tanpa itu, hal-hal yang tanpa didasari cinta hanyalah sebatas kepentingan belaka.