Mimpi dan Afinitas

Kamis, Oktober 02, 2014

Saya terbangun pukul 01.56 dini hari dengan banyak pertanyaan: Jika kita memimpikan seseorang, apakah seseorang itu - di saat yang sama/mungkin berbeda, juga memikirkan kita, atau setidaknya ia masih menyimpan kita dalam kenangannya? Bahwa mungkinkah mimpi adalah salah satu penghubung terhadap kesatuan afinitas? Bahwa jika kita masih tidak bisa melepaskan bayangan orang itu sesungguhnya orang itu juga merasakan hal yang sama?

Saya selalu percaya bahwa semesta menyediakan segala jawaban, yang harus saya lakukan adalah  membaca tanda-tanda 

You Might Also Like

0 comments