What am I Supposed to do....???

Sabtu, Februari 27, 2010


Hari ini saya membuat track record lagi. Bangun at least lebih awal dari biasanya. Banyak faktor yang menyebabkan saya bangun lebih awal. Suara motor dan klakson mobil yang tak hentinya berteriak nyaring, suara Mami dan Daddy yang gantian membangunkan, rasa tidak sabar mengikuti Pra Timeliness II, dan sore hari latihan keyboar with Julian. Yang terakhir ini kayaknya yang bikin susah tidur dan ingin cepat bangun.

Saya tiba di Ruang B pukul sembilan lewat-lewat sedikit. Saya mengira saya akan terlambat lagi seperti kemarin. Tapi ternyata it didn't happend. Saya adalah orang kedua yang muncul haahhaaha....
Materi hari itu tentang Teknik Mewawancarai yang dibawakan oleh Kak Jimut. Peserta Timeliness yang mengikuti materi ini kurang lebih 10 orang. Teman-teman yang lain mungkin sedang dalam perjalanan. Materi dari Kak Jimut ini dapat saya pahami. Beliau menjelaskan dengan gamblang, memberikan beberapa contoh, serta ada teori dan informasi yang bisa kita dapatkan.

Materi berikutnya dibawakan oleh Pak Muliadi Mau. Dari yang saya amati sejauh ini, Pak Mul sepertinya dosen favorit di kalangan anak komunikasi. Pak Mul memang adalah orang yang cerdas. Dia menjelaskan dengan gayanya sendiri dan orang yang menerima penjelasan beliau dapat memahaminya. Materi yang dibahas adalah tentang Kode Etik Jurnalistik. Saya pribadi selama ini masih mengawang-awang sebenarnya dengan Kode Etik Jurnalistik, tapi dengan penjelasan dari Pak Mul yang beliau bahaskan secara per point. Saya si Jurnalis yang sedang belajar ini dapat memahami-nya. Dan semoga saja saya bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan saya sebagai wartawan nanti.

Gara-gara penjelasan Kak Jimut dan Pak Mul saya malah mulai memikirkan untuk menyusun Skala Prioritas hidup saya. Cita-cita saya dari dulu adalah menjadi Wartawan. Tapi kemudian gara-gara Pak Mul juga, " Untuk apa jadi Wartawan kalau bisa jadi Gurunya Wartawan.." beliaulah yang merubah paradigma saya yang ingin jadi Wartawan. Saya sadari tidak ada wartawan yang suka datang terlambat dan tidur sampai puas sedangkan "NEWS IS NEVER SLEEP ", jadi saya memutuskan buat jadi DOSEN saja. Tapi untuk jadi DOSEN pun pasti harus juga memiliki pengalaman sebagai Wartawan. Jadi gimana dong?

Berikut adalah SKALA PRIORITAS :

1. Keep Writing. Menulis adalah BAKAT. Sama seperti menyanyi dan seperti melukis. Tapi kalau tidak dilatih terus alias tidak menggerakkan jarimu untuk menggoreskan kata-kata, bakat itu akan terkubur.

2. Membaca. Kak Darma bilang " Tambai asupan kata-katamu dengan membaca. Maka diksi mu akan kaya."
Tapi membaca buku yang bagaimana dulu? Saya hanya tertarik baca novel dan buku-buku pengembangan diri. Untunglah banyak senior-senior saya yang memberi referensi sekalian meminjamkan buku mengenai kajian-kajian Ilmu Sosial seperti Feminisme, Eric Fromm, sampai Pop Culture.

3. Memperdalam keterampilan lain di luar disiplin ilmu. Sekarang ini saya ingin belajar keyboard dan gitar. Setidaknya ada alat musik yang nanti bisa saya kuasai selain pianika, recorder, dan angklung. Kalau nanti saya jadi wartawan investigasi, nah saya bisa menyamar jadi musisi. haahhahaa...

4. Jika Tuhan berkenan, saya bisa menyelesaikan S1 tepat waktu. Lalu menyambung kuliah S2 sambil kerja.Kerjanya pasti berhubungan dengan kegiatan Jurnalistik-lah. Setelah kalau ada penerimaan Dosen, saya langsung mendaftar dan melanjutkan sekalian S3-ku. SEMOGA INI TERWUJUD. APALAGI kalau ada titel PROFESOR di depan namaku yang bersambungan dengan Ph.D

5. Aktif sejak dini berorganisasi di Kampus.

6. PERNIKAHAN. I want a Marriage. Semoga Tuhan mendengarkan doaku. Semoga sang Mempelai Pria memiliki syarat 3M : Mencintai, Membanggakan, dan Membiayai....AMINNN...

Kembali ke rutinitas kegiatanku hari ini. Saya minta izin pulang lebih cepat karena sebentar sore Julian akan datang. Dia mau mengajarkan saya keyboard. But, he didn't come. SMS-nya baru saya terima ketika saya tiba di rumah. Dia minta maaf tidak bisa datang karena pas jam segitu dia dan band-nya ditelpon sama panitia Festival Jepang (apalah gitu..) untuk check sound. Wajarlah disamping kuliah, musik adalag prioritas hidupnya. Jadi dengan lapang dada saya meng-OK-kan saja latihan keyboard-nya ditunda besok siang. Penyesalan-lah yang mengikuti saya yang tidak mengikuti materi Jurnalisme Online. hiks..hiks...

Now, what am I supposed to do???

I WANT TO SLEEP and ONLINE again....hahhahaa....

You Might Also Like

1 comments

  1. Sangat Suka dengan skala prioritasnya,,,, semoga terwujud...
    nice blog :)

    BalasHapus